Pesan yang mengatasnamakan layanan resmi dapat dibuat menyerupai komunikasi asli. Pengguna sebaiknya tidak terburu-buru memberikan PIN, kata sandi, kode OTP, atau data sensitif.
Jika menerima permintaan yang meragukan, tutup percakapan dan hubungi kanal resmi yang dicari secara mandiri. Simpan bukti percakapan apabila diperlukan untuk pelaporan.
Konten ini merupakan artikel DEMO dan dapat diganti sesuai kebutuhan redaksi.




