Lewati ke konten
Ekonomi/Pembangunan

Bukan Sekadar Bazar, Samuel Yogi Dorong UMKM Mimika Tembus Pasar Nasional hingga Internasional

21 pembaca
Bagikan

SOROT PAPUA – Pemerintah Kabupaten Mimika tidak ingin Festival Bazar dan UMKM 2026 sekadar menjadi agenda seremonial dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kabupaten Mimika. Ajang yang akan digelar di Gedung Eme Neme Yauware, Timika, pada 6–8 Oktober 2026 itu diproyeksikan menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.

Persiapan kegiatan kini terus dimatangkan. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, mengatakan kesiapan teknis penyelenggaraan di lapangan telah mencapai sekitar 85 persen.

Menurut Samuel, festival tersebut dirancang sebagai momentum untuk mempertemukan potensi UMKM Mimika dengan pasar yang lebih luas. Karena itu, produk lokal yang ditampilkan tidak hanya dituntut menarik dari sisi kemasan, tetapi juga memiliki kualitas dan standar yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Melalui festival ini, kami ingin menandai komitmen bersama dalam mendorong pengembangan UMKM di Mimika. Produk-produk unggulan harus disiapkan agar siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Samuel dalam konferensi pers bersama event organizer TIFA Creative di Timika, Minggu (4/10/2026).

Bangun Ekosistem UMKM

Untuk memperkuat gaung festival, Pemkab Mimika membuka ruang partisipasi bagi berbagai kelompok dan lembaga yang selama ini melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha.

UMKM binaan lintas organisasi perangkat daerah, BUMN, PT Freeport Indonesia hingga Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan festival, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem perdagangan kerakyatan yang lebih kuat di Mimika dan Papua Tengah.

“Festival ini bukan hanya tentang bazar, tetapi bagaimana kita membangun ekosistem UMKM yang bisa terus bergerak dan berkembang,” demikian semangat yang dikedepankan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Pemkab Mimika juga telah mengundang sejumlah pejabat dari pemerintah pusat maupun daerah, termasuk jajaran Kementerian UMKM dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Semarak HUT ke-30 Mimika

Festival Bazar dan UMKM ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut tiga dekade usia Kabupaten Mimika sejak resmi berdiri pada 8 Oktober 1996.

Samuel menilai momentum 30 tahun Mimika harus menjadi titik untuk melihat masa depan daerah, termasuk bagaimana pelaku usaha lokal mampu tumbuh dan berdiri sejajar dengan UMKM dari daerah lain di Indonesia.

Karena itu, penguatan sektor UMKM dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong perekonomian masyarakat sekaligus membuka peluang baru bagi produk-produk khas Mimika.

Tak hanya menghadirkan produk usaha masyarakat, festival juga dikemas dengan berbagai hiburan untuk menarik keterlibatan masyarakat.

Pendiri TIFA Creative, Alfo Smith, mengatakan panggung hiburan akan menghadirkan sejumlah penyanyi, di antaranya Glenn Sebastian, Onescott dan Melanesian Boy, serta lebih dari 10 grup musik lokal yang mengusung genre hip-hop dan musik tradisional.

“Kami juga melibatkan sanggar budaya Amungme dan Kamoro, sanggar Nusantara, serta perwakilan pelajar dari sekolah-sekolah di Timika untuk menampilkan pertunjukan seni,” kata Alfo.

Dengan perpaduan antara promosi produk lokal, pemberdayaan pelaku usaha dan pertunjukan seni, Festival Bazar dan UMKM 2026 diharapkan menjadi ruang pertemuan antara ekonomi kreatif, budaya dan masyarakat.

Rangkaian perayaan HUT ke-30 Kabupaten Mimika selanjutnya akan berlanjut hingga acara syukuran daerah yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Oktober 2026.

Baca Juga

Andre

Reporter/kontributor Biarkan Fakta Yang Bicara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *