Lewati ke konten
Birokrasi/Pemerintahan

BRIDA Mimika Kaji Potensi Pertanian dan Perikanan, Tiga Distrik Disiapkan Jadi Sentra Komoditas Unggulan

13 pembaca
Bagikan

SOROT PAPUA – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mulai memetakan peluang pengembangan komoditas unggulan pertanian dan perikanan di Distrik Mimika Timur, Mimika Barat, dan Agimuga. Kajian ini diharapkan menjadi pijakan dalam merancang program pembangunan yang sesuai dengan potensi wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Upaya tersebut dibahas dalam seminar akhir kajian potensi pengembangan komoditas unggulan sumber daya pertanian dan perikanan yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika, Kamis (15/10/2026), di lantai dua Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mimika.

Seminar tersebut menghadirkan Soliha Viki Budiati dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) selaku tim penyusun kajian. Kegiatan ini turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Perikanan Clemens Ohoilulin, Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Abdul Haris Sudharmono, Direktur Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) Leonardus Tumuka, Kepala Distrik Agimuga Arianus Katagame, serta perwakilan pemerintah Distrik Mimika Timur dan Mimika Barat.

Plt. Kepala BRIDA Mimika, Darius Sabon, mengatakan kajian tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan pengembangan sektor pertanian dan perikanan berjalan berdasarkan potensi serta kebutuhan riil masyarakat.

Menurut Darius, BRIDA berperan sebagai fasilitator dalam pelaksanaan penelitian dan kajian strategis untuk mendukung pembangunan daerah. Dalam menjalankan tugas tersebut, BRIDA Mimika menggandeng BRIN serta sejumlah perguruan tinggi, baik di Papua maupun di luar Papua, sesuai kebutuhan penelitian.

Ia berharap seminar akhir ini tidak sekadar menjadi forum pemaparan hasil penelitian, tetapi juga menghasilkan masukan konstruktif untuk menyempurnakan dokumen kajian sebelum dijadikan dasar penyusunan rekomendasi kebijakan.

Darius menegaskan, tantangan utama bukan hanya menghasilkan kajian berkualitas, melainkan memastikan hasilnya benar-benar diterapkan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Jadi salah satu tugas kami memastikan bahwa semua hasil kajian itu harus bisa diimplementasikan oleh OPD teknisnya,” kata Darius.

Ia menjelaskan, rekomendasi kajian tersebut nantinya akan disampaikan kepada OPD sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, terutama Dinas Perikanan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, serta pemerintah distrik.

Langkah tersebut dinilai penting karena selama pengumpulan data, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut pemerintah. Dengan demikian, hasil kajian diharapkan mampu menjembatani kebutuhan masyarakat dengan program pembangunan yang lebih terarah.

Sementara itu, Bupati Mimika dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum, Herry Onawame, berharap kajian tersebut dapat membantu pemerintah menentukan strategi pengembangan pertanian yang tepat, layak dilaksanakan, dan memberikan manfaat nyata bagi petani.

Bupati menilai sektor pertanian memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, membuka peluang usaha, serta meningkatkan sumber pendapatan masyarakat, khususnya yang tinggal di kampung-kampung.

Karena itu, pengembangan sektor pertanian tidak cukup hanya berfokus pada penentuan komoditas unggulan. Pemerintah juga perlu memastikan ketersediaan sarana produksi, pendampingan bagi petani, dukungan transportasi, hingga akses pemasaran yang mampu memberikan nilai ekonomi bagi hasil produksi masyarakat.

Keberhasilan pembangunan pertanian, lanjutnya, harus tercermin dari kemampuan petani memperoleh bibit yang sesuai, pendampingan yang memadai, akses transportasi yang mendukung, serta harga jual yang menguntungkan.

Bupati juga menekankan bahwa pengembangan komoditas unggulan di Distrik Mimika Timur, Mimika Barat, dan Agimuga harus mempertimbangkan karakteristik serta potensi masing-masing wilayah.

Melalui kajian tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat menentukan prioritas pengembangan pertanian dan perikanan secara lebih terukur, sehingga potensi sumber daya lokal tidak berhenti sebagai data penelitian, tetapi dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mimika.

Baca Juga

Andre

Reporter/kontributor Biarkan Fakta Yang Bicara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *