Lewati ke konten
Birokrasi/Pemerintahan

Bupati Mimika Percayakan Dinkes dan BPBD kepada Dua Putra Kamoro

15 pembaca
Bagikan

SOROT PAPUA – Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan kepercayaan kepada dua pejabat putra asli Kamoro untuk mengisi posisi strategis di lingkungan pemerintahan. Keduanya ditugaskan sementara untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan pada sektor kesehatan dan penanggulangan bencana.

Kepercayaan tersebut diberikan kepada Marselino Mameyao, SKM sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Mimika dan Fransiskus Bokeyau, S.Pd sebagai pejabat yang menjalankan tugas sementara di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika.

Penyerahan tugas ditandai dengan serah terima jabatan yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Mimika, Abraham Y. Kateyau, di ruang kerja Sekda Mimika, Senin (5/10/2026).

Marselino dipercaya menggantikan Goldfred Maturbongs yang memasuki masa persiapan pensiun (MPP). Sebelumnya, Marselino menjabat Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Mimika.

Pengalaman Marselino di sektor kesehatan juga bukan hal baru. Ia pernah menduduki jabatan sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika, sehingga dinilai memiliki pemahaman terhadap tugas, struktur organisasi maupun tantangan pelayanan kesehatan di daerah.

Sementara Fransiskus Bokeyau dipercaya menjalankan tugas sementara di BPBD Mimika menggantikan Agustina Rahadet. Fransiskus sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Ia juga memiliki pengalaman panjang dalam birokrasi, khususnya di bidang pendidikan, termasuk pernah dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Mimika pada periode pemerintahan sebelumnya.

Serah terima jabatan berlangsung secara terbatas dan turut disaksikan Kepala BKPSDM Mimika, Hermina Imbiri, serta Staf Ahli Bupati Mimika, Yohana Paliling.

Pj Sekda Mimika Abraham Y. Kateyau meminta kedua pejabat tersebut segera beradaptasi dengan tugas baru dan memastikan tidak terjadi kekosongan pelayanan di masing-masing organisasi perangkat daerah.

“Penempatan pejabat sementara juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan ruang bagi aparatur daerah untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan,” ujarnya.

Ia menegaskan, sektor kesehatan dan kebencanaan merupakan dua bidang yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehingga kontinuitas pelayanan harus menjadi perhatian utama.

Abraham berharap Marselino dan Fransiskus dapat menjalankan amanah tersebut secara profesional, membangun koordinasi internal yang baik, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Penunjukan dua putra Kamoro tersebut sekaligus menjadi bagian dari dinamika birokrasi Mimika dalam memberikan ruang dan kepercayaan kepada aparatur asli daerah untuk mengambil peran dalam menggerakkan roda pemerintahan dan pembangunan.

Baca Juga

Andre

Reporter/kontributor Biarkan Fakta Yang Bicara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *