Lewati ke konten
Birokrasi/Pemerintahan

Pj Sekda Mimika Dorong Percepatan Realisasi Anggaran, OPD Diminta Jangan Tinggalkan Silpa Besar 

25 pembaca
Bagikan

SOROT PAPUA – Pemerintah Kabupaten Mimika mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dianggarkan dalam APBD 2026. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan realisasi anggaran sekaligus memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, S.E., M.H., saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (5/10/2026).

Abraham menjelaskan, hingga 2 Oktober 2026, realisasi anggaran Kabupaten Mimika baru mencapai 46,62 persen, sementara realisasi fisik berada di angka 51,24 persen. Khusus pelaksanaan program yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus), realisasinya tercatat sebesar 73,69 persen sedangkan realisasi fisik mencapai 80,42 persen.

Menurutnya, capaian tersebut masih perlu ditingkatkan secara signifikan. Ia berharap pada bulan berikutnya posisi realisasi anggaran sudah dapat bergerak ke kisaran 50 hingga 60 persen.

“Pekerjaan yang belum berjalan harus segera dikerjakan sehingga realisasi anggaran kita bisa meningkat. Kita diharapkan memaksimalkan seluruh kegiatan yang sudah direncanakan,” tegas Abraham dalam amanatnya.

Ia mengingatkan pimpinan OPD agar tidak menunda pekerjaan, terlebih terhadap program yang telah memiliki perencanaan dan dukungan anggaran. Seluruh kegiatan diminta dilaksanakan secara serius dan penuh tanggung jawab agar tidak menyisakan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) dalam jumlah besar.

“Jangan sampai kita tinggalkan Silpa yang besar. Nanti masyarakat akan menilai kita tidak baik,” ujarnya.

Abraham juga meminta seluruh jajaran pemerintah daerah memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam pelaksanaan program. Menurutnya, percepatan realisasi anggaran tidak hanya berkaitan dengan penyerapan keuangan, tetapi juga memastikan manfaat pembangunan dapat segera diterima masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Abraham turut menyampaikan adanya perubahan jadwal rangkaian perayaan HUT Kabupaten Mimika. Agenda yang sebelumnya dijadwalkan pada 8 Oktober 2026 digeser menjadi 12 Oktober 2026.

Perubahan jadwal tersebut dilakukan karena pimpinan daerah sedang tidak berada di tempat. Bupati Mimika diketahui sedang berada di luar daerah, sementara Wakil Bupati Mimika mengikuti rangkaian kegiatan dalam rangka HUT TNI.

Panitia pelaksana diminta segera menyesuaikan seluruh agenda yang telah disusun dengan perubahan jadwal tersebut.

“Panitia mohon melihat kembali kegiatan yang sudah terjadwal dan menyesuaikannya,” kata Abraham.

Terkait pelaksanaan APBD Perubahan 2026, Abraham mengatakan penjelasan lebih lanjut akan disampaikan oleh Bupati Mimika.

Di akhir amanatnya, Abraham mengajak seluruh jajaran Pemkab Mimika mempertahankan kebersamaan serta meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang per 1 Oktober 2026 telah menyelesaikan masa baktinya.

“Atas nama pimpinan daerah, saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah menyelesaikan masa bakti. Dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas tentu menjadi bagian penting dalam perjalanan pemerintahan Kabupaten Mimika,” tuturnya.

Selain itu, terdapat sejumlah jabatan pada beberapa dinas yang masih kosong. Untuk mengisi kekosongan tersebut, pemerintah daerah akan melakukan penataan pejabat melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati kepada pejabat yang telah ditunjuk.

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah upaya Pemkab Mimika mengejar target realisasi anggaran hingga akhir tahun.

Baca Juga

Andre

Reporter/kontributor Biarkan Fakta Yang Bicara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *