Lewati ke konten
Birokrasi/Pemerintahan

Kabut Asap Memburuk, Pemkab Mimika Siapkan Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

20 pembaca
Bagikan

SOROT PAPUA – Pemerintah Kabupaten Mimika menyiapkan penghentian sementara pembelajaran tatap muka dan mengalihkan kegiatan belajar ke rumah mulai Senin, 12 Oktober 2026, menyusul kualitas udara yang masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap.

Bupati Mimika Johannes Rettob telah memerintahkan Dinas Pendidikan menyiapkan skema pembelajaran daring dan belajar mandiri untuk melindungi peserta didik dari paparan pencemaran udara.

Orang Tua Harus Antre Sejak Tengah Malam, Warga Otomona Keluhkan PPDB dan Mahalnya Seragam Sekolah

Kebijakan ini akan diprioritaskan bagi anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) yang lebih rentan terhadap dampak buruk kualitas udara.

Johannes menjelaskan, rencana pengalihan pembelajaran tersebut didasarkan pada hasil pemantauan indeks kualitas udara di wilayah perkotaan Timika, pesisir, hingga pegunungan.

Pemerintah daerah juga mempertimbangkan rekomendasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

“Berdasarkan hasil pengukuran indeks kualitas udara di Timika, wilayah pesisir dan pegunungan, kualitas udara saat ini dinyatakan tidak sehat. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama untuk melindungi kelompok rentan dan anak-anak,” kata Johannes Sabtu 10 Oktober 2026.

Untuk memastikan kebijakan tersebut dapat diterapkan, Johannes meminta Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Bagian Hukum guna menyiapkan surat edaran sebagai dasar pelaksanaan pembelajaran selama kondisi udara belum membaik.

Diduga Coba Curi Kabel PLN, Dua Pria Tersengat Listrik di SP 4 Mimika

Pengalihan kegiatan belajar akan dilakukan secara bertahap.

Selain PAUD dan SD, peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) juga akan mengikuti pembelajaran daring atau belajar mandiri sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah daerah.

Langkah ini ditujukan untuk mengurangi aktivitas anak-anak di luar rumah dan menekan risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Pj Sekda Mimika Dorong Percepatan Realisasi Anggaran, OPD Diminta Jangan Tinggalkan Silpa Besar 

Pemkab Mimika mengimbau masyarakat terus memantau informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara serta meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam melindungi anak-anak dan kelompok rentan.

Pelaksanaan pengalihan pembelajaran selanjutnya akan mengacu pada surat edaran pemerintah daerah dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara di Mimika.

Baca Juga

Andre

Reporter/kontributor Biarkan Fakta Yang Bicara.

1 Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *